masa iya kaul gak makan nasi tetep dipertahankan
jarangjarang berasa kayak di solo
makanan ini gak boleh enggak dimakan
dulu kata ibu cowok bertato gak masuk daftar
jadi yang bait Allah nya dirajah harus keluar
tapi kemarin aku bertanya,
“Bu…kalo aku suka cowok tatoan gimana?”
kata ibu bilang,
“Gak papa. asal baik hatinya”
wuih. ibu dapet wangsit apa?
ini kemajuan!!
si dia si doi si anu si apa aja, kini boleh diperhitungkan.
*blink. blink*
asik asik.
cium ibu dulu, aaahhh…..
cable boy si bassist gila sekarang jadi bos jangkrik
crazy gay si saxoponist tai ikutikutan jadi taipan
raja telat dan pasaribu bontot mau buka bisnis jangkrik
tapi macan gondrong harus diajarin sopan santun ama perempuan
madam robin dan madam jablay membungkam mulut demi kawan
kalo seafood sih yang penting bisa makan
edotdot’e menarinari sambil membakar djarum
sementara gacul terus meng-sms gadis tunangan orang
stomp the yard. stomping on and on.
ketemu lagi kita latian koreografi.
yang penting ijin itu…
Posted in diaRy | Leave a Comment »

dari 48 kamu gak ada
dash dot dot dash dot dash dot dash
sayang aku lupa hurufnya.
jutaan sinyal telekinetik coli di udara
hayuk mari. kita buat puisi aja.
End of application.
Lock keys?
-Select-
sadis. sadissadis manis.
Posted in imPuLsiVe | Leave a Comment »
energen sereal di atas meja.
expand colapse.
tarik dalam kopimiks di gelas bungabunga.
expand colapse.
jentikkan filter di botol sambal.
fanta stroberi tak semenarik merah. saus tomat dan botal kecap menanti bareng OBH combi. keranjangkeranjang bambu aku mau ranjangku. menghantar aku delapan belas jam timur laut. mundur tiga belas langkah per jam sambil menulis air mata buaya dalam kepulan menthol dan corona.
expand. colapse. expand. colapse.
sledet pong………sledet pong………sledet pong…….
roti semir, mau kawin sama kopimiks pagi ini?
yuk, mang, kita ke KUA. mana cincinnya?
server connection lost.
Posted in imPuLsiVe | Leave a Comment »
di samping tersangka surfer
meja goyang jempol menari garang
hey! gue menjadi urban!
malem ini di pinggir jalan, di sebelah raja burger.
lakilaki dan perempuan sahutsahutan
kaca bungabunga jadi senderan
abuabu intan teronggok di meja
entah di mana potongan kemesraan
gue mau vanilla latte grande!
bayar media pertama entarentar aje..
gandeng tangan, dong, jangan cuma liatliatan
gue mau vanilla latte grande dan cinta dalam sepotong kue keju.
buka pintu, pak, slamat datang
buka pintu, pak, slamat jalan
buka jalan, pak, slamat pintu;
ia terbuka cuma buat mu
hatihati latte tumpah
tumpah latte di hatihati
mari berangkat menuju pulang
siap tissue untuk global warming.
Posted in imPuLsiVe | Leave a Comment »
well…finally…meet her again. she’s still as stunning as she was before and we’re still as lost as we were before. wahahaha… it’s really nice to see her this afternoon. it’s like the last time we did was a year ago, when everybody’s preparing themselves for good friday, we instead had a long deep conversation over coffee.
just exactly what we did just couple of hours ago.
we’re these ladies with high absurdity and intense engagement of our own dreams and works. we’re the ones who is responsible for the rapid growth of urban poets society. but we, somehow, didn’t feel like we are.
and so many things we learned from each other between foggy air and taste of lattes. we were questioning and answering a lot. we were like we’ve never seen each other before.
it’s a meeting that changed so many things in my life.
welcome to wordpress, danar. your real deal begins.
Posted in Blabberish, diaRy | Leave a Comment »
