dahi yang menangis di antara kenek. rambut yang dikeramas juga gak perlu hair dryer. 52/50 kumohon. 27 yang nyelonong. ah…ah…itu dia!!! but…shit! itu 05!
menunduk mendengar melihat menulis. ini 9A yang ke-5! melihat menulis mendengar melihat menunduk menulis. lagi lagi tawaran ke kampung rambutan.
mata kelilipan keringet. payung kodok ijo rusak, sih, makanya gak dibawa. tapi gak percuma percaya sama Tuhan. biar berdiri, yang penting ke tanah abang.
rambut yang dikeramas pun berkeliaran di antara angin di pintu. neng, pindah dalem. ogah, bang. di sini adem. kerelaan hati tidak terlihat cantik. lebih memilih seperti singa yang kalah judi.
ah..selamat pagi, jakarta. sekali lagi, saya akan jadi juke box kamu.